You are here

DIMAS DAN MURTI JUARA LKTIN

.

AUC (Al-Hikmah Undiksha Competition) menghantarkan Dimas Aldi Pangestu (Pendidikan Sejarah 2013) dan Murti Wandari (Pendidikan IPS 2013) meraih juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional di Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) Bali setelah bersaing secara ketat dengan peserta dari berbagai Universitas di Indonesia. AUC merupakan kegiatan LKTIN (Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional) yang selalu diadakan setiap tahun. Untuk tahun 2016 ini mengambil tema besar “Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dalam Pemanfaatan Bonus Demografi”. Sejalan dengan tema besar tersebut, maka judul Karya Ilmiah yang mereka buat hingga menghantarkan mereka menjadi juara dua berjudul “Media Permainan Edukatif Guna Pengoptimalisasian Z-Generation Menuju Indonesia Emas 2045 Berbasis Augmented Reality.

Judul Karya Ilmiah tersebut dipilih  mengingat Indonesia merupakan negara besar dengan kebudayaan yang beragam. Pemerintah Indonesia saat ini dalam memaksimalkan potensi kebudayaan yang dimiliki dijabarkan dalam program nawa cita yang digunakan untuk menyongsong Indonesia emas 2045. Momentum Indonesia emas di tahun 2045 merupakan sebuah peluang dan juga tantangan. Disebut peluang karena di tahun 2045, negeri ini akan dihuni oleh Sumber Daya Manusia produktif yang banyak. Akan tetapi disebut tantangan karena bonus demografi tersebut akan didominasi oleh para Generasi Z atau dalam pandangan Tapscott disebut sebagai Z-Generation atau Generasi Net. Z-Generation menurut Tascott (2008) merupakan golongan yang lahir antara tahun 1998 hingga 2009. Generasi ini sangat tergantung pada penggunaan teknologi dalam setiap aktivitasnya. Apabila hal ini tidak diarahkan secara bijak, maka para Z-Generation ini akan menjadi the silent generation. Padahal di tahun 2045 mereka akan memimpin negeri ini.  Maka dari itu, peluang besar untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia sebagai penguatan jati diri masyarakat Indonesia sangat perlu. Salah satunya dalam hal ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi terkini yang tidak bisa dipisahkan dari para Z-Generation yang akan menguhuni hampir 18% penduduk yang ada di dunia.

Kompetisi AUC ini terdiri dari beberapa tahap, dimulai dari tahap pengumpulan paper, tahap seleksi paper dan yang terakhir adalah presentasi. Ditahap pengumpulan paper terkumpul 78 paper dari berbagai Universitas di Indonesia. Selanjutnya, dipilih 15 tim untuk dari berbagai universitas di Indonesia untuk mempresentasikan karyanya. Setelah itu adalah tahap presentasi yang diambil 15 tim untuk mempresentasikan Karya Tulis Ilmiah yang telah dibuat oleh masing-masing tim. Setelah itu, baru diambil Juara 1,2,3, Harapan 1, Harapan 2, dan Harapan 3. Persaingan cukup ketat karena universitas yang ikut dalam Kompetisi AUC ini juga berasal dari universitas-universitas terkemuka di Indonesia. Bahkan ide-ide yang mereka tawarkan pun tidak kalah menarik. Namun, berkat perjuangan keras dan doa, tim dari Universitas Negeri Yogyakarta bisa meraih juara 2 di Kompetisi AUC tingkat nasional ini.  (Murti Wandari/Apw)