UNY Gelar Evaluasi dan Pembubaran Kontingen Lomba 2025, Rektor Dorong Peningkatan Apresiasi Prestasi Tahun Depan
Primary tabs
.

Yogyakarta, 30 Desember 2025. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan “Evaluasi dan Pembubaran Kontingen Lomba yang Diikuti oleh Kelembagaan, Dosen, Tendik, Mahasiswa, dan Alumni Tahun 2025” pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Utama Rektorat. Kegiatan ini menjadi forum refleksi capaian prestasi sepanjang tahun 2025 sekaligus penutup rangkaian penugasan kontingen, serta penguatan komitmen institusi untuk mempertahankan dan meningkatkan budaya berprestasi pada tahun berikutnya.
Dalam rangkaian acara, UNY memberikan anugerah dan penghargaan kepada para peraih prestasi, baik pada kategori individu maupun kelompok. Direktorat Kemahasiswaan menyalurkan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp12.500.000 untuk kategori individu dan Rp15.000.000 untuk kategori kelompok. Selain itu, Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO, juga memberikan dukungan tambahan dari dana pribadi sebesar Rp8.000.000 sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para penerima penghargaan.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO menegaskan bahwa apresiasi institusi terhadap prestasi harus terus diperkuat agar menjadi energi kolektif bagi mahasiswa dan seluruh unsur kelembagaan dalam mempertahankan reputasi UNY. Rektor juga menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan peningkatan nominal penghargaan pada tahun depan, sehingga dapat semakin mendorong semangat kompetitif yang sehat, konsisten, dan berdampak pada capaian prestasi yang lebih luas.
Penghargaan dalam kegiatan ini diberikan kepada penerima pada tiga rumpun capaia utama. Pertama, peraih Juara 1 atau medali emas pada ajang BELMAWA serta Sea Games Tahun 2025. Kedua, rekapitulasi Juara I kontingen olahraga pada Kejuaraan LPTK Cup dan Kejuaraan Tenis. Ketiga, hasil pemeringkatan serta anugerah dari Dikti Saintek, sebagai pengakuan atas kinerja dan capaian UNY dalam indikator prestasi dan pengembangan talenta.
Melalui evaluasi yang dilakukan, UNY juga menggarisbawahi pentingnya pembinaan yang berkelanjutan, penguatan tata kelola kontingen, serta peningkatan pendampingan teknis bagi tim dan individu yang akan berkompetisi pada tahun 2026. Kegiatan pembubaran kontingen tidak hanya menjadi penutup agenda kompetisi, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi untuk menyusun strategi pembinaan prestasi yang lebih terarah, terukur, dan inklusif bagi kelembagaan, dosen, tendik, mahasiswa, dan alumni.
UNY menegaskan bahwa dukungan terhadap prestasi merupakan bagian integral dari ekosistem akademik yang sehat. Apresiasi, pembinaan, dan keberlanjutan program menjadi fondasi agar prestasi tidak berhenti pada capaian sesaat, namun berkembang menjadi tradisi institusional yang terus mengangkat daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.
